Minggu, 24 Juli 2011

Another Aquarian (1)

Sejak kemaren (Sat, 23rd July 2011) malem jam 7:19pm.. DIKLAT dimulai.

Gw, Tassya, Yudit, Dennis dikumpulin di pendopo Tea Garden Resort. Kita udah beres- beres barang karena ga akan tidur di kamar kita semula.. Gw kira, kita bakal disuruh tidur di luar..
Ternyata kita disuruh tidur di kamar yang ditunjukkan oleh clue berikut:

"
Arsitek Hockey
Ekonomi Aikido
Cewe 2010 Kahim cewe 2010
Cewe Ekonomi Kahim yang rumahnya di Kopo
"

Yang ternyata kamsudnya:
"
Arsitek (Dennis) tidur di kamar yang ada Hockey (Fuad)-nya
Ekonomi (Yudit) tidur di kamar yang ada Aikido (Sultan)-nya
Cewe 2010 (Gw) tidur di kamar yang ada Kahim cewe 2010 (Ibet)-nya
Cewe ekonomi (Tassya) tidur di kamar yang ada Kahim yang rumahnya di Kopo (Fenty)
"


Setelah kita berempat nyari dan (merasa) menemukan tempat bermukim kami untuk malam itu, kami pergi ke tempat Sidang Umum.
Yang pertama ditemukan adalah kamar Yudit (7:30pm), kemudian yang terakhir Gw (7:36pm), Dennis dan Tassya di tengahnya. Bukan maksud ga nyantumin, tapi gw emang lupa banget nyetet. Hectic.

Duduk di bagian kanan, kedua deri belakang, ngejajar berempat. Urutannya dari yg nempel tembok (korden): Dennis, Tassya, Gw, Yudit.

Kalo ga salah sekitar waktu- waktu ini gw mulai ngerasa yang aneh- aneh. Ngeduga mungkin, bukan ngerasa.

Dia yang biasanya selengean jadi kalem. Tersenyum lebut, yang mana janggal sekali kalo dia yang melakukan.
Enggak sih, itu sih gw aja yang melebih- lebihkan gaya penulisan.
Please, itu menggelikan. >> Gaya tulisan gw; sama sekali bukan subjek yang dibicarakan.

Di sini juga gw mulai curiga, apa ketauan..?
Awalnya cuma pikiran sekilas sih.. Tapi jadi menetap gara- gara kilasan yang laen: gw inget dia bisa baca sorot mata orang.. Itu dia beritahukan sendiri secara tidak langsung waktu bantuin gw ngurusin masalah 'ngerem mendadak' waktu itu. Beberapa kali dia bilang hal- hal semacam: "Waktu gw liat mata si tetehnya, itu (100 ribu) teh udah pas banget", atau waktu gw nanya "...matanya berkaca- kaca, iya ga sih?" "Iya, emang".

Dengan pemikiran ini, gw langsung usaha mati- matian nginget udah bertingkah apa aja gw di depan dia? Dan dengan mata yang seperti apa?

Apa yang sudah gw pertontonkan ke dia?

Lemes langsung..
Gw belum pernah ketemu orang kaya gini sebelumnya. Gw ga siap dengan kontrol pancaran mata.

Ya udah gw pasrah..

Singkat cerita, keesokan pagi (o ya, malemnya gw-tassya, yudit-dennis tukeran kamar karena interpretasi semula rupanya salah)..
Pas gw lagi beres- beres di ruang TV, terus gw noleh ke pintu (yang udah kebuka, cewe- cewe penghuninya lagi maen di luar), Yudit ada di sana, nyender di pinggirannya. Gw ketemu dia tepat di mata. Ga tau mo gimana (dadah- dadah, takut ga dibales.. lagian aneh juga, sok akrab bener), gw mutus kontak, balik ke kesibukan gw.

Bla Bla Bla....
Sampailah kita pada Diklat Extra Officer setelah semua orang lain pulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar